Berita & Acara

Berita & Acara

TANTANGAN ANDA ADALAH PROGRESS KAMI

Mengenal Ukuran Standar Kelistrikan

Mengenal Ukuran Standar Kelistrikan

Ukuran standar dalam pengukuran sangat penting, karena sebagai acuan dalam penerapan alat ukur yang diakui oleh komunitas internasional. Ada enam barometer yang berhubungan dengan kelistrikan yang dijadikan sebagai standar, yaitu Standar Amper, Resistensi, Tegangan, Kapasitansi, Induktansi, Kemagnetan dan Temperature.
 
Standar Amper
Menurut ketentuan Standar Internasional (SI) adalah arus konstan yang dialirkan pada dua konduktor didalam ruang hampa udara dengan jarak meter, diantara kedua penghantar menimbulkan gaya = 2 x 10-7 newton/m panjang.
 
Standar Resistensi
Menurut ketentuan SI adalah kawat alloy mangan resistensi 1 Ohm yang memiliki tahanan listrik tinggi dan koefisiensi temperatur rendah, ditempatkan dalam tabung terisolasi yang menjaga dari perubahan temperatur atmospher.
 
Standar Tegangan
Ketentuan SI adalah tabung gelas Weston mirip huruf H memiliki dua elektrode, tabung elektrode positif berisi elektrolit mercury dan tabung elektrode negatif diisi elektrolit cadmium, ditempatkan dalam suhu ruang. Tegangan elektrode Weston pada suhu 200 derajat Celcius sebesar 1.018585 V.
 
Standar Kapasitansi
Menurut ketentuan SI, diturunkan dari standar resisteni SI dan standar tegangan SI, dengan menggunakan sistem jembatan Maxwell, diketahui resistensi dan frekuensi secara teliti akan diperoleh kapasitansi (Farad).
 
Standar Induktansi
Menurut ketentuan SI, diukur dari standar resistensi dan standar kapasitansi, dengan metode geometris, standar idikator akan diperoleh.
 
Standar Temperatur
Menurut ketentuan SI, diukur dengan derajat Kelvin besaran derajat Kelvin didasarkan pada tiga titik acuan air, yaitu saat kondisi menjadi es, menjadi air dan saat mendidih. Air menjadi es sama dengan 0 derajat Celcius = 273,160 derajat, air mendidih 100 derajat Celcius.